Dalam kita terlalu asyik dengan keadaan politik negara hari ini, kita mungkin terlepas pandang berita ni yang agak lewat untuk dikongsi di sini. Cuma saya merasakan seperti ada sesuatu yang tidak kena apabila Lembaga Tabung Haji yang hasil duitnya yang dah sah² dari akaun rakyat itu digunakan untuk tujuan seperti ini. Lagi kita kecoh dengan satu isu lain, lagi 'sesuatu' dapat disorok dengan baik.
Wednesday September 3, 2008 MYT 1:32:50 PM
Lembaga Tabung Haji ups Ramunia stake
KUALA LUMPUR: Lembaga Tabung Haji continued to raise its stake in shipyard operator Ramunia Holdings Bhd following the recent acquisition of 5.5 million shares.
A filing with Bursa Malaysia showed the pilgrimage fund acquired 2.75 million shares on Aug 26 and another 2.75 million shares the next day. The share price closed at RM169 on Aug 26 and at RM1.70 on Aug 27.
The recent acquisitions increased its stake in Ramunia to 126.93 million shares or 22.6%.
Ramunia’s share price hit a 52-week high of RM1.95 on Feb 13 and its 52-week low was 88 sen on Sept 18.
At the current price of RM1.76, it is trading at a price-to-earnings of 40.43 times.
MISC Bhd is undertaking a reverse takeover of Ramunia. On Aug 26, Ramunia announced that the Ministry of International Trade and Industry had approved the takeover subject to the approval of the Securities Commission and the Foreign Investment Committee.
Sumber : The Star
Persoalannya:
1. Mengapa?
2. Untuk apa?
3. Untuk siapa?
4. Penggunaan prosedurnya bagaimana?
Dan juga satu persoalan, ada tak satu² cara agar badan yang memegang amanah rakyat agar memohon izin (consent) rakyat bagi menggunakan duit rakyat itu sendiri? Secara bertulis agar rakyat redha dengan perbuatan itu. Malaysia yang tengah berkecamuk ini adalah hasil ketidakredhaan rakyat. Apakah masih belum belajar?
Antara berita lain yang dibaca hari ini:
1. 3 mati tragedi samun waktu sahur di Shah Alam.
2. Pengarah JAKIM vs Mufti Perlis.
3. Debat Tudung Wanita : Jawapan Kepada Artikel Raja Petra (Malaysia today).
Wednesday September 3, 2008 MYT 1:32:50 PM
Lembaga Tabung Haji ups Ramunia stake
KUALA LUMPUR: Lembaga Tabung Haji continued to raise its stake in shipyard operator Ramunia Holdings Bhd following the recent acquisition of 5.5 million shares.
A filing with Bursa Malaysia showed the pilgrimage fund acquired 2.75 million shares on Aug 26 and another 2.75 million shares the next day. The share price closed at RM169 on Aug 26 and at RM1.70 on Aug 27.
The recent acquisitions increased its stake in Ramunia to 126.93 million shares or 22.6%.
Ramunia’s share price hit a 52-week high of RM1.95 on Feb 13 and its 52-week low was 88 sen on Sept 18.
At the current price of RM1.76, it is trading at a price-to-earnings of 40.43 times.
MISC Bhd is undertaking a reverse takeover of Ramunia. On Aug 26, Ramunia announced that the Ministry of International Trade and Industry had approved the takeover subject to the approval of the Securities Commission and the Foreign Investment Committee.
Sumber : The Star
Persoalannya:
1. Mengapa?
2. Untuk apa?
3. Untuk siapa?
4. Penggunaan prosedurnya bagaimana?
Dan juga satu persoalan, ada tak satu² cara agar badan yang memegang amanah rakyat agar memohon izin (consent) rakyat bagi menggunakan duit rakyat itu sendiri? Secara bertulis agar rakyat redha dengan perbuatan itu. Malaysia yang tengah berkecamuk ini adalah hasil ketidakredhaan rakyat. Apakah masih belum belajar?
Antara berita lain yang dibaca hari ini:
1. 3 mati tragedi samun waktu sahur di Shah Alam.
2. Pengarah JAKIM vs Mufti Perlis.
3. Debat Tudung Wanita : Jawapan Kepada Artikel Raja Petra (Malaysia today).

0 comments:
Post a Comment