Friday, July 11, 2008

Path To The Truth


Amaran! Perbincangan ini agak berat namun agak membuka minda terutamanya di tengah-tengah gawat keadaan politik sekarang. Lari topik la ye!


Wonderful story about former Catholic Priest who used to work in Vatican and left all that for Islam after he found the right Path to the Truth.


Allah swt blessed me with a discussion yesterday at this blog (sungguh lari dari topik ok) with Kaki Ayam (hey.. where did you get the idea to use this nick? Hehe.. sorry.. sorry.. it sounds funny to me!). I was shacking. Jiwa kecil bergetar berbincang sesuatu yang berat dan besar dan sebenarnya masih menggetarkan. Sesungguhnya yang mendorong kepada perbincangan itu juga tak lain dan tak bukan dari Tuhan Yang Satu. Bimbangnya bukan kepalang. Bimbang andainya kurang berhikmah.

Al-Ankaboot [29:46] : Dan janganlah kamu berbahas dengan Ahli Kitab melainkan dengan cara yang lebih baik, kecuali orang-orang yang berlaku zalim di antara mereka dan katakanlah (kepada mereka): Kami beriman kepada (Al-Quran) yang diturunkan kepada kami dan kepada (Taurat dan Injil) yang diturunkan kepada kamu dan Tuhan kami, juga Tuhan kamu, adalah Satu dan kepadaNyalah, kami patuh dengan berserah diri.


Untuk pengetahuan, saya telah mendapat satu buku ini di pejabat lama - Mencari Kebenaran, Suatu Dialog Islam-Kristian (Judul Asal : Dialog Masalah Ketuhanan Jesus Oleh K. D. Bahaudin Mudhary yang diceritakan kembali oleh Rossem dalam bentuk komik. Terbitan 1998). Saya amat resah untuk membaca pada mulanya. Bimbang hati jadi lara. Namun saya kuatkan hati dan membacanya. Ternyata ia juga amat berguna untuk umat Islam, tak kira golongan mana termasuk yang hanyut sekali pun. Dan jangan bimbang untuk membuka dan membaca Bible. Mohonlah hikmah dari Allah swt.

Saya bukanlah arif benar soal agama. Itu sesuatu yang perlu akui oleh sesiapa juga:

Al-Kahf [18:109] : Katakanlah (wahai Muhammad): Kalaulah semua jenis lautan menjadi tinta untuk menulis Kalimah-kalimah Tuhanku, sudah tentu akan habis kering lautan itu sebelum habis Kalimah-kalimah Tuhanku, walaupun Kami tambahi lagi dengan lautan yang sebanding dengannya, sebagai bantuan.


Sepanjang perbincangan tersebut jika diamati saya tidak pernah menghina agama-agama lain cuma persoalan timbul bila saya mengatakan bahawa:

"Islam memang mudah tapi kita ni selalu sangat ambil yang mudah, tak ambil yang berat... akibat nak ambil yang mudah jadilah seperti Bible/New Testament yang diolah mengikut kesedapan nafsu manusia sendiri" (dirosakkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri).

Sesungguhnya buktinya amat nyata. Bersumber dari ayat-ayat Bible sendiri yang menampakkan tanda-tanda campur tangan pengolahan manusia. Do you know that there are hundreds if not thousands Bible version out there and on the nets including:
- Old Testament
- New Testament
- King James Version (KJV)
- New Revised Standard Version Bible (NRSV)
- Holy Bible New Living Translation
- The Gospel New Testament
- Dan lain-lain

Itu belum masuk yang dicetak di dalam bahasa asing. Adakah kepelbagaian versi ini menunjukkan bahawa manusia lebih pandai dari Tuhan yang menciptakan akal manusia itu sendiri?

Untuk satu topik iaitu Tuhan menyesal/bertaubat saja terdapat kepelbagaian versi dalam satu buku - 1 Samuel 15:11 (rujuk juga 35), Genesis 6:6, Genesis 6:7 serta Exodus 32:14. Itu belum masuk bab keTuhanan - Tuhan Yang Esa (Satu), ketuhanan Jesus & Jesus tidak bersatu dengan Tuhan. Saya kecilkan skop ke 1 Samuel 15:11 sahaja:
- King James Version - "It repenteth me"
- New International Version (UK) - "I am grieved"
- The New Revised Standard Version - "I am regret"
- World English Bible - "It grieves me"
- New American Standard Bible - "I regret"
- NKJV - ""I greatly regret"
- 21st Century King James Version - "I repent"
- Young's Literal Translation - "I have repented"
- Darby Translation - "It repenteth me"

Ayat-ayat lain sila rujuk & bandingkan : Ulangan 4:35, markus 12:29, ulangan 6:4, ulangan 4:39 2 samuel 7:22 (Tuhan Itu Esa), Matius 5:9, matius 26:2, matius 5:45, matius 27:30,matius 21:18&19, matius 4:5, matius 27:1&2, yohanes 17:23, yohanes 17:3, yohanes 14:28, yohanes 12:45, yohanes 17:8, yohanes 5:30, Lukas 4:1&2, Lukas 2:21 (Ketuhanan Jesus) & Jesus tidak bersatu dengan Tuhan - Matius 27:46. Ulangan = Deuteronomy, Markus = Mark, Samuel = Samuel, Matius = Matthew, Yohanes = John & Lucas = Luke.

Dalam hati dan secara logik akal terdetik, wajarkah Tuhan itu bertaubat? Bukankah Dia Maha Sempurna? Apakah mungkin Dia selemah itu sepertimana seorang manusia? Siapakah pula yang akan menerima taubatNya? Sila rujuk pada 20 Sifat-Sifat Allah yang mana di antaranya adalah Qudrah yakni Yang Berkuasa. Lawan sifat ini adalah Ajaz yakni yang lemah.

Namun ada juga chapter yang menafikan termasuk dari I Samuel 15:29 iaitu "And also the Strength of Israel will not lie nor repent; for He is not a man, that He should repent" Sumber - 21st Century King James Version.

Dan tidak mungkin kalam dari Tuhan sekiranya corak bahasa yang digunakan adalah bahasa romen-romen/bernafsu. Sungguh pun "reading in context" akan membuatkan manusia itu berasa takut, bahasa yang digunakan adalah amat tidak kena kerana Allah itu Maha Indah dan sukakan yang indah. Jadi, susunan ayatnya juga sepatutnya adalah indah. It is generally agreed that the closing visions of the Book of Ezekiel (Old Testament) are referred to in the book of Revelation (New Testament). Yehezkiel/Ezekiel adalah merujuk kepada Nabi Zulkifli a.s. bagi umat Islam (namun sudah tentulah ceritanya berlainan).

Sila baca lagi Leviticus 25:44-46, Exodus 21:20-21 & Titus 2:9. Supports slavery? Are you sure?

Al-Baqara [2:4] : Dan juga orang-orang yang beriman kepada kitab "al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad) dan kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya).


Sebagai Muslim, memang kita mengiktiraf Taurat, Zabur dan Injil kerana ayat-ayatnya datang dari Maha Pencipta. Akan tetapi kita hanya mengiktiraf versi ASLI yang entah di mana.

Berikut merupakan definisi Old Testament, New Testament, Dead Sea Scroll & Al-Quran mengikut tafsiran Yusuf Estes, bekas paderi yang mempunyai PhD dalam 'Christianity Theological':

Old Testament

There exists today a number of different versions in the ancient Hebrew language of the Jewish Book called the Torah [Law] and this is usually referred to in Christianity as The Old Testament. Naturally, there have been many different translations to a great number of languages over the centuries and one could not expect them to be identical in text or meaning. What we have in English today still remains somewhat similar to large amounts of these older documents.


New Testament

There are also different versions of the Gospel or what is commonly called The New Testament in the Koine Greek language and Latin and these also have many translations to even other langugaes. Even amongst the English translations there are great differences. To mention two very clear differences for example; the Catholic Bible [c. 325 A.D] contains 73 books in total, while the Protestant Bible contains only 66 books, and although the newer (Protestant version) was taken from the Catholic Bible even then these books do not match completely with each other. There is no common denominator for any of the many different versions of the Bible.


Dead Sea Scrolls

There have been a number of scrolls and parchments found in places surrounding what we call the "Holy Land" over the centuries, not the least of which are those often referred to as the "Dead Sea Scrolls" or as they are known to the scholars "Wadi Qumran Scrolls." These were discovered in the last century around 1930 and have been proven to be very ancient and could well be older than any other extant manuscripts. Much of what has been translated from these scrolls is similar to some of the oldest manuscripts, but there are still very important differences worthy of note. We would like to recommend some important reading on this topic at the end of this paper.


Quran Means "Recitation"

The word "Quran" means "that which is recited; or that which is dictated in memory form." As such, it is not a book, nor is it something that reaches us only in written form. The documentation in writing about the Quran has been preserved in museums throughout the world, including the Topekopi Palace in Istanbul, Turkey, the museum in Tashkent, Uzbekistan and also in England. Keep in mind also, the Quran is only considered "Quran" while it is in the recitation form, not in the written or the book form. The word for what is written and held in the hand to be read by the eye is called "mus-haf" (meaning script or that which is written down).


Only One Version - Arabic

There are no different versions of the Quran in the Arabic language, only different translations and of course, none of these would be considered to hold the value and authenticity of the original Arabic Recitation. The Quran is divided up into 30 equal parts, called "Juz'" (parts) in the Arabic language. These are learned by Muslims from their very early beginnings as children.


Memorized by Millions - Entirely

The important thing to keep in mind about the Quran is the memorization and transmission of the actual "Rectiation" just as it came to Muhammad, peace be upon him, from the Angel Gabriel and was learned and memorized by his companions and they in turn, passed it down to their followers and continued in this way until we see today, over 10,000,000 (ten million) Muslims who have committed the entire Quran to memory. This is not a small feat. After all, how many other works of literary value have been memorized and passed down through so many generations, in the original language, without a single change in even one sentence?


Each Muslim Has "Quran" Memorized

All Muslims have memorzied a portion of the Quran in the Arabic language, as this is an important part of their daily prayers. Many Muslims have memorized large portions of the Quran from one tenth to one half to all of the entire Quran, and all in the original Arabic language. It should be noted, there are over one and a half billion (1,500,000,000) Muslims worldwide and only about 10% are Arab, all the rest are learing the Quran in Arabic as a second language.

Seterusnya, sila baca di sini




Antara pautan lain yang amat berguna selain dari pautan-pautan di atas dalam hal ini:
- Seruan Kebangkitan
- How I came to Islâm by Cat Steven
- 101 Clear Contradictions in the Bible
- If Jesus Was God
- Sunnah Online
- Indeks Buku al-Kitab (Versi Indonesia/Melayu)
- Sifat 20
- Jernihkan Fikrah Dalam Berdakwah.
- Kewajipan Berdakwah Bagi Para Aktivis
- Membongkar Hakikat Agama Kristian
- Trinity, Godhead
- The Trinity Concept - A New Perspective
- Bible Islam

Aal-e-Imran [3:79] : Tidaklah patut bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Kitab agama dan hikmat serta pangkat Nabi, kemudian dia tergamak mengatakan kepada orang ramai: Hendaklah kamu menjadi orang-orang yang menyembahku dengan meninggalkan perbuatan menyembah Allah. Tetapi (sepatutnya dia berkata): Hendaklah kamu menjadi orang-orang Rabbaniyin (yang hanya menyembah Allah Taala dengan ilmu dan amal yang sempurna), kerana kamu sentiasa mengajarkan isi Kitab Allah itu dan kerana kamu selalu mempelajarinya.


Syaikhul Islam ibnu Taimiyah rhm. mengatakan, "Dakwah adalah wajib hukumnya bagi siapa yang mengikuti Rasulullah saw. dan mereka adalah bagian dari umatnya. Kewajiban ini berlaku bagi setiap kelompok, iaitu fardhu kifayah, kewajiban yang gugur pada sebagian kelompok bila telah ada sebagian yang lain melaksanakannya. Sebagaimana firman Allah Ta'ala, 'Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan' (Ali-Imran: 104)." (Majmu' Fatawa, Ibnu Taimiyah, hlm. 8/20).

Al-Ankaboot [29:49] : (Al-Quran tetap datangnya dari Allah dengan tidak syak lagi) bahkan ia ayat-ayat keterangan yang jelas nyata, yang terpelihara di dalam dada orang-orang yang berilmu dan tiadalah yang mengingkari ayat-ayat keterangan Kami melainkan orang-orang yang zalim.


Silalah tuan puan merujuk kepada tafsir al-Quran & Hadith juga semasa menghadam dan memahami kedua-dua ajaran agama. Kita juga sering dikelirukan dengan soalan bahawa di dalam al-Quran juga terdapat ayat yang bercanggah. Namun sebenarnya ia bukanlah bercanggah. Akan tetapi melengkapi ayat-ayat yang lain jua, wallahu'alam.

Yang mana salah datang dari saya seorang hamba-Nya, yang mana benar dari Dia semata. Sebarang kemusykilan lain silalah berhubung dengan ustaz-ustaz dan alim ulama' yang lebih arif. Hidayah Allah swt tu datang dari Allah jua.. moga dengan usaha yang sedikit ini mampu meningkatkan kesedaran umat Islam agar berhati-hati di luar sana, insyaAllah.

BACA DAN TAFSIRLAH DENGAN MATA HATI

0 comments:

 

Tangan Yang Menghayun Buaian Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez