Showing posts with label Youtube. Show all posts
Showing posts with label Youtube. Show all posts

Tuesday, May 19, 2009

Palestin : Masihkah kita mengingati mereka?


Lagu di bawah ini dibawakan oleh Saudara Muadz bin Dzulkefly. Kali pertama saya mendengarnya di Stadium Melawati, Shah Alam ketika ceramah perdana yang lepas. Kala beliau mendendangkan lagu berikut yang berdasarkan kepada sebuah hadith Rasulullah saw, air mata mengalir laju tidak mampu ditahan. Adalah dikatakan bahawa Palestin adalah sebuah negara yang menghasilkan pemegang PhD teramai di dunia, subhanallah. Terasa semangat membakar, bak kata cik suami, terasa seperti mahu ke Palestin secara tiba² saja.





Maksud hadith:
Akan sentiasa ada wujud sekumpulan dari umatku yang terus menegakkan kebenaran dan tegas mendepani musuh. Tidak memudaratkan perjuangan mereka walau dipinggirkan dan dirintangi kesusahan kecuali ujian (Ilahi) sehinggalah datang ketentuan Allah. Mereka akan tetap sedemikian.

Sahabat bertanya "Di mana mereka itu?"
Baginda menjawab "Mereka berada di Baitul Maqdis dan di kawasan sekitarnya"

Hadith ini diriwayatkan oleh Abdullah ibn Ahmad dalam Musnad Ahmad, dan al-Haithami dalam Zawaidnya telah memberikan komentar : "Hadith ini diriwayatkan oleh Abdullah Bin Ahmad (anak Imam Ahmad Bin Hanbal) dan juga al-Tabrani, dan perawinya adalah orang-orang yang thiqah (dipercayai)".




Saudara Muadz merupakan anak kepada Dr. Dzulkefly, ahli Parlimen Kuala Selangor. Bekas pelajar terbaik Syariah di UIA serta fasih berbahasa Arab. Al-Fatihah buat semua pejuang yang berjuang menegakkan agama Allah di muka bumi ini.




Aku masih memboikot beberapa produk asas sama ada keluaran atau mendapat lesen mengeluarkan oleh syarikat Yahudi. Ya Ampun, wahai saudaraku di Palestin, aku tidak dapat banyak membantu kalian. Hanya doa dan ingatan yang tak putus mampuku iringkan buat kalian. Moga anak²ku berjiwa kental seperti mereka dalam menegakkan Islam di muka bumi ini kelak, insya-Allah! Ketika aku menulis semua ini, air mata tetap tidak dapat mampuku tahan daripada terus mengalir. Sama ketika aku berada di stadium itu. Allahuakbar!!


Friday, September 12, 2008

Invitation...


Just click and listen to this beautiful song - Al-Mu'allim by Sami Yusuf



We once had a Teacher
The Teacher of teachers,
He changed the world for the better
And made us better creatures,
Oh Allah we've shamed ourselves
We've strayed from Al-Mu'allim,
Surely we've wronged ourselves
What will we say in front him?
Oh Mu'allim...

Chorus
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
Teacher of all Mankind.
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah's creation is Muhammad)
Ya Mustafa ya Imamal Mursalina
(O Chosen One, O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One, O intercessor of the worlds)
He prayed while others slept
While others ate he'd fast,
While they would laugh he wept
Until he breathed his last,
His only wish was for us to be
Among the ones who prosper,
Ya Mu'allim peace be upon you,
Truly you are our Teacher,
Oh Mu'allim..

Chorus
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Ya Rasuli ya Muhammad
(O My Messenger O Muhammad)
Ya Bashiri ya Muhammad
(O bearer of good news O Muhammad)
Ya Nadhiri ya Muhammad
(O warner O Muhammad)
'Ishqu Qalbi ya Muhammad
(The love of my heart O Muhammad)
Nuru 'Ayni ya Muhammad
(Light of my eye O Muhammad)
He taught us to be just and kind
And to feed the poor and hungry,
Help the wayfarer and the orphan child
And to not be cruel and miserly,
His speech was soft and gentle,
Like a mother stroking her child,
His mercy and compassion,
Were most radiant when he smiled

Chorus
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah's creation is Muhammad)
Ya Mustafa Ya Imamal Mursalina
(O Chosen One O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One O intercessor of the worlds)




I would also like to invite all of you - family, relatives, friends, bloggers & readers to our Open House cum Tahlil as below:



The Open House is for the whole day except for the Tahlil which will be done on 11 am. See you there, insyaAllah.

Tuesday, August 19, 2008

International Story...




Youtube agak 'bingung' lately



Syurga Mu - Ungu

Segala yang ada dalam hidupku
Kusadari semua milikMu
Ku hanya hambaMu yang berlumur dosa

Tunjukkan aku jalan lurusMu
Untuk menggapai SurgaMu
Terangiku dalam setiap langkah hidupku

Karena…Kutahu…
Hanya Engkau…Tuhanku…

Allahu Akbar
Allah Maha Besar
Ku memujaMu di setiap waktu

Hanyalah padaMu
Tempatku berteduh
Memohon ridho dan ampunanMu
Tunjukkan aku jalan lurusMu
Untuk menggapai SurgaMu
Terangiku dalam setiap langkah hidupku

Karena…Kutahu…
Hanya Engkau…Tuhanku…



1. I've been in the M mood lately.

2. I like the above song very much plus another song by the same band - Ungu. The song is a theme song for the 5.30 - 6.30 pm Indonesian series - Soleha, namely Sesungguhnya.

3. After Kiamat Sudah Dekat, Soleha is my next favorite sinetron.



4. I should give credits to Kiamat Sudah Dekat. Tiada pegang tangan, tiada peluk², tiada gaduh², tiada dengki-mendengki. The message was clear! I'm still waiting for the 3rd series to return. Words I remember are - mannnn!, suwer (swear).

5. Achik sms-ed me the other day but I couldn't reply as I've no credit. She told us before that she'll be leaving for her home in Jawa Timur. I couldn't wait to speak to her again. In fact, I miss her so much! I really hope to see her again...

Wednesday, July 23, 2008

Nostalgia The Zikr



Gambar dan berita selanjutnya di sini


Gambar dan sumber dari sini


Pagi tadi ketika saya sedang asyik mendengar Radio IKIM.fm, telah diberitakan bahawa Saudara Nazrey (bekas vokalis Raihan) bakal keluar dengan album solo kedua bertajuk 'Memori The Zikr'. Dan tak lama selepas pengumuman itu, lagu Secerah Pawana pun diperdengarkan di radio tersebut.

Cuba mencari lagu tersebut di Youtube, saya hanya terjumpa dengan saduran oleh kumpulan Mestica. Opppsss! Pernah dengar pasal The Zikr ke idak ni?

The Zikr (Zikir) merupakan kumpulan yang dianggotai oleh Nazrey sebelum Raihan ditubuhkan sekitar awal tahun 1990-an. Kebanyakan lagu dalam album ini adalah lagu-lagu The Zikr yang dirakamkan semula dengan kualiti dan susunan muzik yang lebih kemas. Antara lagu klasik The Zikr yang dimuatkan dalam album ini berjudul Secerah Pawana, Tak Seindah Sentuhan Mata dan Antara Dua Cinta. Bagi siapa yang dibesarkan dengan irama nasyid Nadamurni (Munif + Asri) dan The Zikr (Nazrey), jangan lupa ye.. untuk dapatkan album tersebut.

Personally, suara Nazrey memang sedapppp dan mantoppp! Bila dia menyanyi, mesej sampai terus ke hati. Antara lagu Raihan yang dibawakan oleh Nazrey yang saya minati adalah Alam Semesta, Nabi Anak Yatim, Harapan, etc.


Nabi Anak Yatim



---------------------------------



Beberapa cerita menarik yang lain:

1. Saya telah di'add' sebagai salah seorang kawan friendster si Saiful Bukhari hari ini.... Tengah gawat-gawat gini pun sempat lagi tu.. hehehe... macam tak trauma je pun..

2. Dalam minggu ini tolong akak jaga si Adi Luqman sebab belum dapat penjaga bayi di kawasan rumahnya di SK. Terpaksalah dia berulang-alik ke tempat kerja dari SU dengan jarak yang telah bertambah. Mungkin dalam 11 km kot. Kesian dia. Oh... mungkin saya juga boleh jadi babysitter untuk budak² yang lain.. tak gitu? *Oh tidak! Yang pasti, terkorban masa leisureku jika jadi babysitter fulltime... tolong sedara/kawan² bolehlah.. max pun seminggu dua*

3. RPK bakal buat SD baru pasal kawan friendster saya yang terbaru tu... *hubby jadi informer.. bila kita minta dia ingat balik linknya dia dah lupa.. cett!! Kami gebang pasal isu semasa/politik negara ni di merata-rata tempat hatta di pasar malam sekali pun!*

4. Esok adalah hari yang bermakna buat diri saya... huhu!

Friday, July 18, 2008

Di Hening Malam




Di Hening Malam - Diwani

Di waktu hening malam
Di waktu sepi sebarang bunyi
Di waktu manusia di alam mimpi
Embun pagi membasahi bumi

Bangunlah insan bangunlah
Buangkanlah selimutmu
Sucikan badanmu dan pakaianmu
Sujudlah menyembah membesarkan Tuhanmu

Panjatkanlah doa
Pohonkan ampunan dariNya
Agar bersih hatimu dan juga akalmu
Tundukkan nafsumu kepada kebenaran

Pangkat dan darjat yang tinggi
Bagi yang berjaga malam
Di waktu malam yang sunyi sepi
Untuk Tuhan tertinggi lagi terpuji

Bangunlah insan bangunlah
Buangkanlah selimutmu
Sucikan badanmu dan pakaianmu
Sujudlah menyembah membesarkan Tuhanmu

Jadikanlah malam merintih dan mengadu
Kepada Tuhanmu
Agar kerja kita dipimpinNya


--------------------------------




Al-Baqarah [2:269] : Allah memberikan Hikmat kebijaksanaan (ilmu yang berguna) kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan yang ditentukanNya) dan sesiapa yang diberikan hikmat itu maka sesungguhnya dia telah diberikan kebaikan yang banyak. Dan tiadalah yang dapat mengambil pengajaran (dan peringatan) melainkan orang-orang yang menggunakan akal fikirannya.



Tak tahu nak share apa hari ni. Banyak sangat benda terlintas dalam minda ni... Dah terlajak membaca ni, langsung hilang point semua.. :D

Monday, July 14, 2008

It'll Be A Long Silence.... Between Us



Alhamdulillah (English Version)
Album : 360 Degrees
Munsyid : Too Phat Feat Yasin
http://liriknasyid.com

Chorus
Ult li albi bissaraha (I'm opening up my heart with honesty)
Hayya nab'idil karaha (Let's avoid the hated and hatred)
Syakkireena a' kulli ni'ma (Let's remain thankful with what we have)
Ba' ideena anil fattana (Let's avoid all lies and sins)


Verse 1
I feel the heat
From these 4 candles burning
As I'm staring out the window
In solitude I look at life
From different angles
Thoughts strangled
My mind is suffocatin'
In this truth quest
A greed law
That we abide by is ruthless
Enough will never satisfy
Until we toothless
Filthy millionaires
Are gamblin' until they muflis
A sad fact of life
But mankind approved this
I gotta call Him
Sajadah is where the booth is
I'll make it clear that
I ain't even tryin' to preach here
By sharing thoughts I hope
To find a little peace here
I thank Allah for blessing me
To be creative
So here's a diss for me
For bein' unappreciative
Wanted a perfect life
Yeah smile then die old
Fame, money, women
Phat cribos and white gold
Drive my own Beemer
Before I hit two six
A straight pink bitin' toothpicks
Who walk around town wit' two chicks
And doin' new hits to woo tricks....
Now that's wrong
Pleasure from partyin'
And bull ish don't last long
A lotta yuppies sneakin'
Cars out when dad's gone
Crackin' bottles in clubs
Frontin' designer fashion
But I ain't about
To trade happiness for a Jag
So stop smilin' with your ragtop down
Cause for a fact
I don't care about your money
Or how slick your car
'Cause no matter how rich and big you are
It's still Allahuakbar...


Chorus
Ult li albi bissaraha (I'm opening up my heart with honesty)
Hayya nab'idil karaha (Let's avoid the hated and hatred)
Syakkireena a' kulli ni'ma (Let's remain thankful with what we have)
Ba' ideena anil fattana (Let's avoid all lies and sins)


Verse 2
I know that all this
Ain't the right thing
Partying, chasing moneys
And material things
Flying high
Think nobody gonna
Clip my wings
I'm lying to myself
Knowing that
I've been neglecting
Responsibilities
As a healthy Muslim
Riches and loot
Ain't nothing
We frontin'
Diamonds and scrilla
But forget to say
Alhamdulillah
Made my album a killer
Plan B
Now 2-3 droppin'
And I wish to
Ask for forgiveness
Your guidance
Protection and strength
For humbleness and faith
To make me a better man
Success in foreign lands
Never dreamt of that
I remember being 18
When we started Too Phat
Now let's go back
Three years before that
Sometimes I forget
Me and my parents
Took a trip with granddad
I remember '95
While performing Umrah
Made my wish in Mecca
Right in front the Kaabah
Dear God
You made it possible
When facing obstacles
Please let me do good
Before I pass on
In the hospital
And keep reciting
The Testimony of Faith
And find the right way
Out of this life's maze


Chorus
Ult li albi bissaraha (I'm opening up my heart with honesty)
Hayya nab'idil karaha (Let's avoid the hated and hatred)
Syakkireena a' kulli ni'ma (Let's remain thankful with what we have)
Ba' ideena anil fattana (Let's avoid all lies and sins)


Verse 3
Ay yo?
Two candles go out
That's when
I feel the wind blow
I haven't met Fatim
For two years
Been livin' like I'm single
Evaluatin' all the friendships
Relationship
The reason it's the tenth year
Is 'cause she's a patient chick
And as far as friends are concerned
Many I've had it all
From those who cried for my pain
To those who plotted my fall
I learned to differentiate
Fakes from the great
Mates from the snakes
Apes wanna beef
Hate's all it takes
For me to blow
A diss song for you
Not even worthy
As an album filler
So now it's smiles
And Alhamdulillah
Yeah, love me
Or hate me
This who I am
Look at the past at times
I wish that I was born again
So I can rectify mistakes
And my wrong doings
Attempts on minimizing my sins
Before my story ends
I ain't no Eddie Murphy
Tryin' to sound as a holy man
But if I tried to be a better person
Now I prolly can
(Wait...)
Who am I to advise you
I ain't been the best
Of God's slaves
Just a poet writin'
What my thought says
A little house
A little car
A little sweet girl
Thank you Lord
I'll try to slow it down
On the cheap thrills
This song will prolly stir
A little controversy
At least I ain't be rappin'
Bout the stuff
As tho' I'm born in Jersey
Stage name is Malique
And lost name is Cairel
Mama told me
Stop complaining too much,
So I will...

Chorus
Ult li albi bissaraha (I'm opening up my heart with honesty)
Hayya nab'idil karaha (Let's avoid the hated and hatred)
Syakkireena a' kulli ni'ma (Let's remain thankful with what we have)
Ba' ideena anil fattana (Let's avoid all lies and sins)



---------------------------



Guess what, I haven't eaten anything yesterday. For the whole day (only a cup of tea in the morning)! The end result, I’ve vomited several times and have to take a pontalon, on which I’ve never taken before later in the night! My eyes were swollen this morning and my head was heavy! I was suffocated yesterday, indeed! But of course, as a Muslim, I've to stand strong and have faith in whatever happens in life...

I'm still hurt by two persons I really love in this world! I believe them but they destroyed it to my bones! What's my next move? First, alhamdulillah because Allah swt has showed me the truth! There must be a hikmah, on which if I put the faith in, it'll be good for all of us.

One major problem with me if I'm hurt is, I'll keep silence for a long time. I might cry first (sorry, Waida & hubby. You guys have to watch it yesterday!) but when I got the strength, I'll be as cool as an iceberg (or even colder)! I'll break it when I'm ready. Say whatever you want but it's one of my ways to face the real truth. I still respect both of them but this feeling will not go anywhere until you, guys, fix the damage that you've done!

I might be wrong too. Maybe I believe them so much! I don't force anybody to do something that is against their will. If they ever done it, it's on their own will. Blame me if you want, but I never forced anyone to do something in my own way.

I've prepared the dish for this noon for my beloved ones! I've call her down for lunch. But still, I keep my mouth shuts! Be it, it'll be a long silence after this between us because there's nothing I want to share about....


ps: Awa, don't worry, I don't blame you & your hubby... You're nice to me & my family. But go to h*** with this 'cakap belakang', stabbing me, coiled me like a python, I'd never forget although I can forgive them... or perhaps, I won't go **** to where do I belong for a long time.. I'm thinking of moving out, I won't disturb & tell anyone about this, on where or when, to others including you, nice girl!

Saturday, July 12, 2008

Collection of Quran Reciting by Innocent Kids



**UPDATE ALERT : 8.10 am, 12 July 2008**


Qari Dan Qariah Perak Kuasai Tilawah Al-Quran Kebangsaan Ke-51

JITRA, 11 Julai (Bernama) -- Perak menguasai majlis Tilawah Al-Quran Kebangsaan ke-51 apabila qari dan qariahnya dinobatkan sebagai johan majlis tilawah yang berakhir malam ini.

Shamsul Ariffin Supian muncul sebagai johan qari dengan mencatatkan 81 markah manakala Sharifah Khasif Fadzilah Syed Mohamad Badiuzzaman pula menjuarai kategori qariah dengan catatan 79 markah.

Kedua-dua mereka yang memenangi wang tunai berjumlah RM20,000 dan pakej umrah itu akan mewakili negara bagi majlis tilawah peringkat antarabangsa bulan depan.

Johan keseluruhan ialah negeri Perak dengan catatan 80 markah.

Bagi kategori qari tempat kedua dimenangi oleh Azraie Abdul Hak dari Melaka dengan catatan 79.33 markah manakala tempat ketiga dimenangi oleh Abdullah Abdul Wahid dari Sabah dengan catatan 79 markah.

Tempat kedua kategori qariah pula dimenangi oleh Farah Ilyani Zakaria dari Sarawak dengan catatan 78.67 markah manakala qariah Pahang Sobiroh Zain menduduki tempat ketiga dengan catatan 78 markah.

Terdahulu Sultan Kedah Sultan Abdul Halim ketika menutup majlis Tilawah itu bertitah, umat Islam hendaklah sentiasa berinteraksi dengan Al-Quran kerana ia adalah kunci ilmu kemajuan manusia.

Baginda bertitah menerusi pemahaman Al-Quran umat Islam dapat mendalami khazanah ilmu kerana kitab itu lengkap dan menjadi petunjuk bagi orang bertaqwa.

"Al-Quran tidak boleh disamakan dengan mana-mana kitab kerana ia adalah kalam Allah dan ia bukan sekadar untuk dibaca tetapi untuk difahami dan dihayati serta diamalkan dalam kehidupan harian," titah baginda.

Sementara itu Timbalan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Datuk Dr Mashitah Ibrahim yang mewakili Menteri di Jabatan Perdana Menteri dalam ucapannya berkata, kerjasama kerajaan pusat dan kerajaan negeri untuk mempertingkatkan syiar Islam haruslah diteruskan.

Katanya survival ummah bergantung kepada Al-Quran dan Sunnah dan disebabkan itu kecintaan terhadap Al-Quran perlu disuburkan sebaik-baiknya.

"Al-Quran haruslah menjadi panduan terumatannya dalam hati generasi muda yang menjadi pelapis pemimpin masa depan bagi mewujudkan negara maju dengan masyarakat yang progresif dan berdaya saing," tambahnya.

Katanya kuasa mentadbir adalah mandat yang tertakluk kepada kehendak Tuhan dan oleh itu umat Islam haruslah bersatu untuk menghadapai cabaran dan bertanggungjawab untuk membangunkan ummah yang gemilang serta pro aktif.

-- BERNAMA

Alhamdulillah sekali lagi... kedua-duanya dari negeri Perak. Negeri teman! Menang jugak akhirnya Sharifah Khasif setelah tewas dalam Akademi Al-Quran musim terbaru. Lontaran suaranya amat mantop!

Apa kata jika hiburan artis digantikan dengan bacaan al-Quran di pentas-pentas terbuka seperti video 2 dan 4 di bawah? Tengoklah betapa ramainya Muslim yang hadir mendengar di samping memuji-muji Allah swt.


--------------------------------


**ORIGINAL POST**



Note from Youtube :
Absolutely amazing recitation of the Holy Qur'an by a young boy. It left me speechless. Can't get enough of this recitation. He is blessed with a beautiful voice. His name is Hasan bin Abdullah Al Awadh.




Note from Youtube :
Name of child: UMIT HUSSAIN NEJAD




Note from Youtube :
amazing kid quran recitation

www.İSLAMÜSTÜNDÜR.com

avrupa yakası burhan altıntop engin günaydın gaffur indonesia malaysia pakistan arabian arabic turk turkish turkey kids nice great outlandish muslim moslom binbir gece kurtlar vadisi ıraq ırak iran iranian islam child




Note from Youtube :
Asselamu Aleykum
QURAN Recitation inside kids the Number one of the world
İrania kid Ali Akbar Lutfipoor


What else can I say? Such a beautiful voice! MasyaAllah Subhanallah. I wish I've one, the very least, of my own. Hear by yourself and be touched by the voice of innocent hearts! I've played the videos again and again... Bacaan yang cukup untuk menggetarkan jiwa kecil ini.

Wednesday, July 2, 2008

Antara Epik & Kuih Penakok


Epik adalah antara lagu Rabbani yang saya amat minati. Menceritakan tentang kisah Nabi Musa as.



Epik
Munsyid : Rabbani
http://liriknasyid.com/

Seperti yang termaktub dalam surah Al-Qasas
Diramal falak teruntuh takhta
Raja Firaun bisa akan diguling golongan hamba
Bani Israel yang dizaliminya

Lalu dititah ajal menemui bayi yang lahir
Terselamat satu nyawa dihanyut ke hilir

Difirman 'Kun Fayakun' ditemui Permaisuri Raja
Diasuh dan dinamakan Musa
Mesir bakal menjulang pewaris gagah dan berani
Takdir menanti tak disedari

Tergerak hatinya
membela hamba tak berdosa
Dah dirasanya tiada berdarah istana...

Dalam usaha tersurat kisah
Terampas nyawa kaum pemerintah
Dan diarahkan Musa dikorbankan
Namun sempat diri dilarikan
Berpayung awan ke kota Madyan...

Disana bertembung anak gadis seorang pengembala
Shafura digelarkan isteri
Sepuluh tahun hidup diperantauan bagai diusir
Terlintas hajat pulang ke Mesir

Tiba di Thur Sina...
Nyalaan api mengundangnya ke lembah suci Thuwa
Diturun wahyunya..

Berbekal dua mukjizat baginda diperintahkan
berdakwah di tanah lahirnya
Berteman saudaranya Harun yang lebih petah lidah
Menghadap Raja berbalas hujah

Sukar diterima... namun doa dikurniakan
Malapetaka melanda... mereka yang kehanyutan...

Merentas laut menempuh gurun
Seluruh umat setia dihimpun
Timbulnya hasrat untuk bermunajat
Diwaris azimat dalam taurat

Sekembalinya umatnya tersesat
yang murtad digesakan bertaubat
Untuk meneruskan perjalanan ke
tanah suci yang dijanjikan
Begitulah kisah dalam Al-...Quran...


Semoga bermanfaat!

Sama seperti Epik, kuih penakok (kadang-kadang apabila idea nakal tiba, saya sebut kuih pelangkung. Nama am bagi kuih ni saya tak tahu) juga merupakan kuih yang amat saya minati. Mudah dibuat. Resepi dan gambar akan diperturunkan kemudian. InsyaAllah. Ia merupakan menu untuk makan petang ini. Dah lama tak makan kuih ni. While my mom around, I still can learn from sifu how to be a good cook especially in traditional & Banjar cuisine.

Jemput makan sambil dengar lagu Epik! Layanzzz...!

Friday, June 20, 2008

Di Pondok Kecil


Bila saya dok cari lirik lagu Nada Murni yang ASR tulis dalam komen tu, saya cari juga video dia kotnye ada. Tapi saya jumpa satu lagu yang menyentuh jiwa ni- Di Pondok Kecil. Sesungguhnya saya amat meminati Nada Murni (sekarang Hijaz & Rabbani) & juga The Zikr (sekarang Raihan).



Di Pondok Kecil
Album :
Munsyid : Nadamurni
http://liriknasyid.com/

Dipondok kecil di pantai ombak
Berbuih putih beralun-alun

Di suatu hari ayah berkata
Jaga adik mu ayahkan pergi jauh
Ku pandang wajah ayah dahinya ku cium
Air mata mengalir hatiku pilu

Diam-diamlah sayang jangan menangis
Doakan ayah semoga diterima
Diam adik ku sayang jangan menangis
Andai ayah gugur doakan dia syahid

Selamat berjuangan ayah tercinta
Kau pergi dulu ayah ke medan juang
Ku iringi doa moga berjaya
Beroleh kemenangan demi agama Islam

Wahai abang ku kemana
Ayah ku sayang ayah ku cinta ayah 2x

Duhai adik ku sayang jangan bersedih
Ayah mu pergi menyambut seruan Ilahi
Tapi ingatlah adik ku pesanan ayah
Berjuangan dan berkorban walau dimana jua

Pada Mu Tuhan aku bermohon
Dosa ayah ku minta diampunkan
Berilah rahmat bantulah dia
Untuk menegakkan agama Islam


Sesuai untuk Hari Bapa, lagu ni famous sekitar tahun '90an dulu. Kebanyakan lagu Nada Murni & The Zikr telah disadur semula & diberikan nafas baru. Antara yang meruntun jiwa - Munajat, Hura-Hara dan banyak lagi. Selimut Putih pulak membuatkan kita meremang bulu roma. Saya juga amat meminati kumpulan nasyid yang lain di antaranya adalah Diwani.

Semoga bermanfaat!

Friday, May 30, 2008

Selamat Hari Jumaat & Selamat Berhujung Minggu




Siapa ada lirik lagu Irtihal nyanyian Rabbani?

As-Sajda [32:12] : Dan (sungguh ngeri) sekiranya engkau melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhan mereka (dalam keadaan malu dan hina, sambil merayu): Wahai Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar dengan sejelas-jelasnya (akan segala yang kami ingkari dahulu); maka kembalikanlah kami ke dunia supaya kami mengerjakan amal-amal yang baik; sesungguhnya kami sekarang telah yakin.

Tak de idea hari ni no...


Selamat berhujung minggu!

Wednesday, May 28, 2008

Mad World - Gary Jules




All around me are familiar faces
Worn out places, worn out faces
Bright and early for their daily races
Going nowhere, going nowhere
Their tears are filling up their glasses
No expression, no expression
Hide my head I want to drown my sorrow
No tomorrow, no tomorrow

And I find it kinda funny
I find it kinda sad
The dreams in which I'm dying
Are the best I've ever had
I find it hard to tell you
I find it hard to take
When people run in circles
It's a very, very mad world mad world

Children waiting for the day they feel good
Happy Birthday, Happy Birthday
Made to feel the way that every child should
Sit and listen, sit and listen
Went to school and I was very nervous
No one knew me, no one knew me
Hello teacher tell me what's my lesson
Look right through me, look right through me

And I find it kinda funny
I find it kinda sad
The dreams in which I'm dying
Are the best I've ever had
I find it hard to tell you
I find it hard to take
When people run in circles
It's a very, very mad world ... world
Enlarge your world
Mad world




Indeed.. a very touching song...

*updated on 8.15 pm*

I found another video which I think it suits the song. You can also find the details from Wiki. Rasa tersentuh jiwa melihat anak kecil yang tidak berdosa perlu melalui kehidupan yang tidak menentu & tidak terjamin... hanya daripada Allah s.w.t. kekuatan itu datang...




The original song was performed by Tears of Fears in 1982. But I like the Gary Jules version much much more!!

Wednesday, April 30, 2008

Amitabh Bachchan Tabu - Cheeni Kum Synopsis


Hari Sabtu lepas masa orang sibuk-sibuk kat dapur, sempat pulak la saya terpandang satu cerita Hindi di TV2 - Cheeni Kum. Itu pun sebab paktua dok asyik mahsyuk tonton cerita tu. Boleh tahan best gak cite yang dikeluarkan pada tahun 2007 ni.

Cheeni Kum merupakan sebuah filem romantik komedi.

Mengupas kehidupan seorang lelaki yang telah lanjut usianya bercinta dengan seorang gadis yang perbezaan usianya mencecah tiga dekad.

Buddahdev Gupta (lakonan Amitabh Bachchan), lelaki berusia 64 tahun merupakan seorang pengusaha restoran makanan India yang terkenal di London.

Dia terlalu mementingkan kerjayanya sehingga mengabaikan kepentingan peribadinya.

Hidupnya banyak menghabiskan masa dengan dua orang tersayang iaitu ibunya (Zohra Sehgal) yang tinggal bersamanya, juga seorang budak kecil dipanggil Seksi (Swini Khara) yang menghidapi penyakit serius.

Segalanya bermula pada suatu hari apabila Buddhadev berhadapan dengan seorang pelanggan yang memberi komen terhadap masakannya yang dikatakan tidak cukup berempah.

Di situlah detik pertemuan di antara Buddhadev dan Nina Verma (Tabu), seorang gadis manis yang matang dalam usianya yang baru mencecah 34 tahun.

Sungguhpun perjumpaan pertama mereka bukanlah satu detik yang indah, tetapi takdir telah menyatukan Buddhadev dan Nina bersama.

Akhirnya, mereka berdua menyedari hakikat bahawa mereka saling menyintai dan seterusnya merancang untuk mendirikan rumahtangga.

Sinopsis - ihsan Sigap, Utusan Malaysia, Sabtu, 26 April 2008.



************************************



Seronok tengok lakonan evergreen actor - Amitabh Bachchan. Kagum dengan kebanyakan cerita Hindi yang dilakonkan di luar negara yang akhirnya disudahkan di India.

Wednesday, April 23, 2008

The Medley...Mujhse Dosti Karoge II


Mencari-cari satu video klip di Youtube ni. Akhirnya jumpa. Mengimbau kenangan lama ketika tinggal bersama ayah ibu di kampung. Sebagai orang lama, mereka amat menggemari lagu-lagu dan cerita Hindi. Pernah satu masa arwah ayah menitis air mata mendengar lagu Hindi lama di THR. Bila ditanya, jawapannya:

"Ayah teringat kawan-kawan yang telah tiada & masa yang tidak akan berulang kembali"

Asal dengar lagu Hindi lama je mesti saya teringat kata-katanya itu. Al-Fatihah...

Isk apesal tak boleh embed videonya? Dah post ke blog, takleh edit pulak.. sabo je la.... anyway, have fun!


*********************************************


Info for this film - Mojhse Dosti Karoge

Synopsis : Raj, Pooja and Tina are three best friends thrown into situations that time, letters, love and separation have created for them when both Pooja and Tina fall for Raj.

Genres: Art/Foreign and Romance

Running Time : 2 hrs. 28 min.

Distributors : Yash Raj Films (YRF)

Produced Year : 2002

Actors : Kareena Kapoor (Tina), Hrithik Roshan (Raj), Rani Mukherjee (Pooja), Uday Chopra (lupa nama karakter)

Directors
: Kunal Kohli

The best scene : The final scene where they accidently got married.. haha.. & also when this medley was out on the screen


Perasan tak suara Udit Narayan tu sesuai beno dengan suara Shah Rukh Khan? Kalo tak caya, cuba compare nyanyian SRK dalam cite Mohabbatein ketika dia ketuk gendang tu dengan nyanyian Udit Narayan yang lain...

Tuesday, April 8, 2008

Percutian Dirancang


Tadi suami baru je menelefon untuk confirmkan sesi jalan-jalan cari tempat tido (JJCTT) di Kuantan Tembeling Resort pada 19hb ni.. minggu depan je.. tak jauh. Inilah kali pertama kami nak bergerak jauh setelah Syafiah keluar dari 'hostel'. Sebelum dia keluar tu ada la 2 kali kami ke Penang, itu pun sebab kampung kami di utara Perak tu tak jauh dari Penang.

Kali pertama ketika menyambut mak pulang dari Mekah selepas selesai melakukan ibadah haji. Kapal terbangnya mendarat di Lapangan Terbang Bayan Lepas. Kali kedua, ketika suami 'mengidam' nak makan pasembur Padang Kota. Masa tu anak-anak saya bukan main gembira bermain di kawasan permainan sehinggakan tidak mahu balik awal.

Mak dengan imej terbaru selepas pulang dari mengerjakan Haji
(alhamdulillah.. Allah.. serulah aku!)



Mastura & Adam di kawasan permainan di Padang Kota.


Lagi pun, anak-anak saya sentiasa menuntut agar dapat ke 'Tempat Best' seperti yang selalu kami lakukan. Bila sesekali tak keluar daerah maka pasti mereka akan menuntut. Itu la padahnya kalau selalu bawak anak JJCTT..

Biasanya kami hanya JJCTT spontan tanpa merancang tapi since one of the apartment there is owned by husband's co, the staff could rent it for a low rate of RM30. Tahun ni negeri mana pula yang kami akan selalu ulangi.. macam tahun lepas, Johor dilawati sehingga 4 kali. Sampaikan bila diajak ke sana lagi, saya macam seakan-akan ingin surrender. Ohh.. cukuplah.. tapi sampai ke penghujung tahun, kami pergi lagi untuk ke sekian kalinya walau pun mengingatkan perkataan 'Johor' tu dah terasa semacam. Maaf le...

Saya teringatkan satu dialog di dalam cerita 'Jelatang' (jarang tengok tapi tertengok episod ni), lebih kurang begini bunyinya.. maaflah kalau tak sampai maksud:

"Kita selalu melarikan diri ke alam semulajadi apabila hati kita tidak tenang. Mengapakah kita lari mencari alam yang tenang? Dari manakah ketenangan itu datang? Ketenangan itu datang dari Allah s.w.t. Maka jika kita mencari tenang, sebenarnya kita mencari Allah."

Begitulah sepatutnya.. alam semulajadi ini satu anugerah yang memperlihatkan kebesaran Allah s.w.t. bagi mereka yang mahu berfikir:

Ayat 190-191 surah Ali-Imran yang bermaksud; “Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi dan pada pertukaran malam dan siang, ada tanda-tanda (kekuasaan, kebijaksanaan, dan keluasan rahmat) bagi Ulul al-Bab (orang yang berakal). (iaitu) orang yang menyebut dan mengingati Allah semasa mereka berdiri, duduk dan semasa mereka berbaring mengiring dan mereka pula memikirkan tentang kejadian langit dan bumi (sambil berkata), “Wahai Tuhan kami! Tidakkah Engkau menjadikan kesemua ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, peliharalah kami dari azab neraka”.

Agaknya mungkin itulah salah satu sebab mengapa afdhal berdoa bagi yang bermusafir dengan niat yang baik terutama sekali jika berniat untuk membesarkan Allah s.w.t. Jadi, tunggu apa lagi.. bawak-bawak la diri tu pergi bercuti...


**********************************************************


Pagi tadi hujan, petang ni pun hujan menyimbah bumi bertuah ini. Tiba-tiba teringat lagu Antara Hujan Dan Airmata (Allahyarham Sudirman) yang diberikan nafas baru oleh Saleem.. amongs my favorite, have fun...



Selebat hujan yang turun
Mencurah membasahi bumi
Tidak selebat hujan
Di dalam jiwaku

Sehebat halilintar
Membelah langit yang kelabu
Tidak sepanas petir
Yang membakar hidupku

Bridge:
Ohhh... hujan..
Di antara airmata ku
Menitis laju
Bersama pilu pilu

Korus 1:
Ku cuba menghapuskan
Kenangan waktu silam
Namun bertambah membara
Rindu yang ku sekamkan

Korus 2:
Semakin aku mencuba
Semakin terasa siksa
Inikah yang kau tinggalkan
Untuk diriku ooh..
Kasih

Semakin ku cuba
Semakin terasa siksa
Inikah yang kau tinggalkan
Untuk diriku ooh..
Kasih

 

Tangan Yang Menghayun Buaian Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez